Love
Tampilkan postingan dengan label khas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label khas. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 Januari 2014

lanting


LANTING
Lanting bukan hal yang asing di telinga kita . lanting  adalah makanan khas daerah gombong . Lanting ini digemari oleh masyarakat banyak . biasanya lanting banyak dibawa oleh wisatawan yang datang ke daerah gombong sebagai oleh-oleh . lanting banyak dijual di took-toko maupun pusat oleh-oleh . lanting dulu sih Cuma satu rasa yaitu rasa bawang tapi sekarang sih udah banyak bangert rasanya mulai dari rasa jagung bakar , balado , keju , pedas manis dan masih banyak lagi .
Saking penasarannya aku sama yang namanya lanting akhirnya akupun mutusin buat berkunjung ke tempat pembuatan lanting bawang . aku datang hari minggu 12 january 2014 jam setengah 7pagi karna sebelumnya aku sudah membuat janji dengan pemilik pabrik lanting ini . pemiliknya bernama ibu Waliyah , ibu Waliyah ini sudah merintis bisnisnya ini sejak beliau berumur 15 tahun dan sebelumnya ibu  Waliyah ini sudah ikut membuat lanting dari beliau kelas 2 sd karna beliau tidak meneruskan sekolahnya dan memilih untuk ikut mengelola pabrik lanting . wow patut diacungi jempol ibu waliyah ini sudah berbakat menjadi pengusaha sedari kecil .
Akupun mulai bertanya bagaimana proses pembuatan lanting tersebut pada ibu waliyah . proses pertama yaitu mencuci ubi dan direndam . proses kedua kalo bahasa gombongnya sih “diparut” wkwkwkkwk . selanjutnya parutan ubi diperas hingga tidak berair lagi . setelah diperas ubi itu dicampur dengan bumbu-bumbu yang sudah dibuat oleh ibu waliyah . setelah tercampur dengan rata kemudian adonan itu dicetak dengan menggunakan mangkok . setelah dicetak ubi itupun dikukus dengan wajan besar diatas tungku dengan api yang sangat besar . ubi itu dikukus selama satu jam , dan warna luar ui yang tadi sudah dicetak menjadi kekuningan tetapi warna dalamnya berwarna putih .
Setelah itu adonan tersebut dimasukan kedalam mesin molen , adonan tersebut dimasukan beberapa kali hingga adonan tersebut benar-benar hancur . setelah etu adonan tersebut dimasukan kedalam mesin yang membuat adonan itu menjadi kecil-kecil memanjang . setelah itu adonan yang dibuat kecil dan memenjang dibua seperti angka 8 . dan proses terakhirnya yaitu digoreng . 
Biasanya ibu waliyah menjual hasil produksinya ke took-toko dan orang yang memesannya . harga perkilo lantingnya berkisar rp 16.000,00 . setelah selesai melihat proses pembuatan lanting akupun berpamitan pulang .  pengalaman yang berharga bias berkunjung ke tempat pembuatan lanting ibu waliyah